BI Papua Serahkan Bantuan Satu Ton Bibit Bawang Merah Kepada Petani

1
42

Jayapura – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Papua menyerahkan bantuan satu ton bibit bawang merah kepada Kelompok Sukatani di Distrik Stanto, Kabupaten Keerom, agar produksi lokal komoditas tersebut bisa meningkat.

Kepala KPw BI Papua Joko Supratikto, di Keerom, Rabu, menjelaskan, hal tersebut dilakukan untuk menekan laju inflasi yang bisa berimbas pada kestabilan rupiah.

“Tugas utama BI adalah menjaga kestabilan rupiah yang antara lain diukur dengan inflasi. Karakteristik inflasi di Papua tidak bisa diatasi dengan kebijakan moneter yang ada di BI,” ujarnya.

“Justru yang paling sering menjadikan harga di masyarakat bergejolak adalah faktor ketersediaan barang dan distribusi,” ucap Joko.

Menurut dia ketergantungan pemenuhan kebutuhan pokok di Papua terhadap pasokan dari luar masih sangat tinggi dan harus segera diminimalisir. Karenanya dengan program tersebut ia berharap stok bawang merah, yang harganya cukup fluktuatif, sebagian bisa dipenuhi dari pasokan lokal.

“Salah satu yang menyebabkan harga barang di Papua naik tinggi adalah komoditas pangan, antara lain bawang merah, cabai merah, ikan ekor kuning, telur ayam dan daging ayam. Ini dikarenakan 90 persen kebutuhan pokok tersebut didatangkan dari luar,” kata dia.

Joko mengklaim BI juga segera memberi bantuan bibit untuk komoditas pangan lainnya untuk kelompok tani di Keerom.

“Di Keerom selain bawang merah, kami juga akan mengupayakan untuk mengembangkan cabai. Mudah-mudahan ini juga akan dapat membantu petani untuk meningkatkan kesejahteraannya,” ujarnya lagi. (Ant)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here